Tuesday, July 2, 2019

Mau Merantau ke Tangerang? Ini Biaya Hidup di Tangerang Setelah Lebaran 2019


Tangerang | www.viralterbaru.com - Setelah lebaran, mau merantau di Tangerang? Kabupaten/Kota? Overall sama saja sih. Ketahui dulu ya biaya hidup di Tangerang untuk anda yang baru pertama kali ke Tangerang? Baru mau melamar kerja di Tangerang? Baru pertama kali mau buka usaha di Tangerang?


Agar praktis, jangan masak deh jika hidup sendiri atau dengan beberapa teman di perantauan. Kecuali, sudah berumah tangga dan mandiri, tentu saja masak sendiri lebih direkomendasikan.

Nah, soal biaya hidup di Tangerang pada artikel ini, hanya membahas harga-harga makanan dan minuman hasil dari membeli ya. Jika ada yang kurang lengkap, silakan tambahkan di kolom komentar.

Makanan

Kita mulai dari nasi sebagai kebutuhan pokok. Beli dimana maunya, apakah warteg? Padang? Pecel Ayam? Harga nasi di semua tempat familiar itu adalah berkisar antara Rp. 4.000 - Rp. 5.000 per porsi. Soal isi, di semua tempat hampir sama rata, berkisar 2-3 sendok nasi.

Lauk pauk di warteg berkisar Rp. 2.000 - Rp. 3.000 per 2-3 sendok makan atau 1 plastik (jika dibungkus). Di warung nasi Padang, paling murah adalah telur dengan harga Rp. 5.000 - Rp. 6.000 per telur ceplok/dadar. Sementara di warung pecel ayam, harga Rp. 1.000 - Rp. 2.000 dapat tahu/tempe 1 pcs.

Ayam goreng UMKM berkisar Rp. 6.000 - Rp. 10.000 per pcs. Harga termahal biasanya memiliki cita rasa pedas & crispy mirip di restoran ternama yang rasanya khas.

Di warteg, dengan uang 1x Rp. 10.000 untuk 1 kali makan anda bisa mendapatkan nasi, orek tempe, kentang goreng dan 1 gorengan. Di warung nasi Padang, uang Rp. 10.000 (di beberapa tempat sudah Rp. 11.000 - Rp. 12.000) bisa dapat 1 porsi nasi + 1 lauk (rendang/ayam bakar/goreng ukuran 1:8). Di pecel ayam, perlu nambah Rp. 1.000 - Rp. 2.000 untuk bisa mendapatkan nasi + lele + sambal & lalapan.

Dengan uang Rp. 10.000 an juga bisa makan soto, ketoprak, mie ayam, bakso ayam, cuanki, seblak, martabak manis, pisang bakar, sempol, tahu gejrot, dll.

Ayam bakar, sate, dan pecel ayam lengkap (nasi + sambal + lalapan) berkisar antara Rp. 16.000 - Rp. 18.000 per porsi. Jika semakin mahal biasanya karena ukuran ayam lebih besar + kremes.

Harga martabak telur paling variatif karena tergantung jumlah telornya. Harga martabak telor mulai Rp. 20.000 an per porsi.

Harga gorengan ada yang Rp. 2.000 dapat 3, ada juga yang Rp. 1.000 dapat 1.

Minuman

Es seduh sachet Rp. 1.000 - Rp. 3.000 per plastik. Sementara es kelapa, es teh manis, es cendol/es dawet, dan es jus buah berkisar antara Rp. 5.000 - Rp. 7.000 per gelas. Sop buah berkisar Rp. 10.000 - Rp. 12.000 per mangkuk.

Kamar Kos & Rumah Sewa

Ukuran kamar kos 3x4 dengan jumlah ruangan 2 (kamar + dapur + kamar mandi) berkisar Rp. 500.000 - Rp. 600.000 per kamar dengan fasilitas sudah termasuk air sih biasanya namun belum termasuk listrik (pakai pulsa token) dan isi kamar.

Ukuran kamar kos 4x4 atau 5x4 dengan jumlah ruangan 3 (ruang tamu + kamar + dapur + kamar mandi) berkisar Rp. 600.000 - Rp. 700.000 per kamar dengan fasilitas sudah termasuk air namun belum termasuk listrik (pakai pulsa token) dan tempat tidur.

Kalau 1 rumah sewaan biasanya diminta uang sewa per 1 tahun dengan harga variatif mulai dari yang termurah berkisar Rp. 8.000.000 - Rp. 15.000.000 per satu tahun dibayar penuh sebelum ditempati.

Transportasi

Kalau ini, tergantung jarak juga. Jika naik angkot, paling dekat 2 KM, tarifnya Rp. 3.000 (per 1 orang dewasa). Di Tangerang moda transportasi berbasis online sudah banyak dapat kita jumpai.

Kesimpulan

Dengan pendapatan gaji UMK Kabupaten/Kota Tangerang tahun 2019 di kisaran Rp. 3,9 jutaan lalu dikurangi biaya hidup paling hemat Rp. 1,5 jutaan (lajang), maka kemungkinan ada sisa 30%-60% dari pendapatan per bulan adalah sangat mungkin.

Sisa uang bisa dipergunakan untuk infak, ongkos mudik, tabungan jangka panjang (nabung emas logam mulia), tabungan jangka pendek (biaya tidak terduga), dan mengirimi orang tua uang.

Oh iya, jangan lupa sisihkan untuk anak yatim dan kaum dhuafa ya. Dianjurkan untuk lebih banyak memberi dan berbagi ketika di hari Jum'at.